Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) adalah program nasional dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa yang memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayuran dan buah-buahan guna meningkatkan gizi dan ketahanan pangan keluarga di desa. Program ini telah diimplementasikan di berbagai daerah dengan dukungan dari pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan kelompok masyarakat seperti KWT dan PKK. Berita terkini menunjukkan pelaksanaan program P2B di berbagai daerah, termasuk pelatihan, pembagian bantuan bibit, serta keberhasilan panen yang mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
-
Tujuan:
- Meningkatkan gizi keluarga melalui konsumsi makanan bergizi dan sehat.
- Meningkatkan gizi keluarga melalui konsumsi makanan bergizi dan sehat.
- Memperkuat ketahanan pangan lokal dan kemandirian pangan masyarakat.
- Menyediakan pasokan bahan baku sayuran segar untuk program nasional seperti MBG.
- Meningkatkan pendapatan keluarga melalui potensi ekonomi dari hasil panen.
-
Pelaksana dan Kolaborasi:
Dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian (Ditjen Hortikultura dan Ditjen Tanaman Pangan) bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
- Melibatkan pemerintah daerah (Dinas Pertanian), pemerintah desa, aparat kepolisian, BUMDes, kelompok tani (Poktan), kelompok wanita tani (KWT), dan PKK.
-
-
- Fokus pada desa yang mudah diakses, memiliki dukungan kepala desa, dan peduli pada pertanian/pangan.
-
-
Bantuan dan Dukungan:
Bantuan dapat mencakup bibit sayuran, buah, pupuk, sprayer, dan pestisida nabati.
- Dana desa dapat digunakan untuk program ini, dengan alokasi minimal 20% dari Dana Ketahanan Pangan Desa.
- Dukungan dari aparat kepolisian sering terlihat dalam bentuk pendampingan, edukasi, dan kunjungan lapangan.
- Pemerintah daerah juga memberikan bantuan dan fasilitasi, bahkan ada yang memberikan dukungan pinjaman seperti program Kurma Manis untuk modal.